Setumpuk Asa buat Alif TV


Setelah lama menunggu akhirnya, muncullah apa yang menjadi harapan dari masyarakat indonesia. Saluran televisi yang, insyaAlloh, lebih mengedepankan moral dan akhlak daripada komersial semata. Alif TV diharapkan bisa mengurangi dahaga kita semua akan adanya penyiaran yang lebih berimbang dan berkualitas daripada sinetron-sinetron dan infotainment tak mendidik.

Bangkitlah Negeriku, Harapan Itu Masih Ada!!!

JAKARTA — Kini, keluarga Indonesia bisa menikmati siaran televisi Islami Alif TV selama 24 jam sehari yang ditayangkan melalui televisi satelit berbayar Telkomvision. Banyak harapan ditumpukan kepada televisi Islam yang baru lahir ini.

Komisaris PT Mahaka Media Tbk Erick Tohir mengatakan, kehadiran Alif TV merupakan tantangan tersendiri untuk menghadirkan wajah Islam yang universal, yakni sebagai rahmatan lil alamin. Karena itu, Alif TV diharapkan mampu memberikan pencerahan dan inspirasi bagi bangsa Indonesia.

”Apa itu Islam? Bagi saya, Islam sebagaimana diajarkan orang tua saya adalah Islam yang rahmatan lil alamin. Dalam Alquran, manusia selain diwajibkan bertakwa, juga diharuskan untuk saling menghormati dan menyayangi sesama manusia. Spirit itulah yang mendasari kami membuat Alif TV,” kata Erick dalam sambutannya saat peluncuran Alif TV di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (20/10) malam.

Erick mengungkapkan, dia dulu ditantang oleh para tokoh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia untuk membuat televisi Islam. ”Dulu kami ditanya, bisakah membuat TV yang Islami? Kini tantangan itu dapat kami buktikan,” ujarnya.

Peluncuran Alif TV yang disiarkan secara langsung oleh 20 stasiun televisi lokal seluruh Indonesia dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Mereka adalah Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan Menkominfo Tifatul Sembiring yang secara simbolis membuka peluncuran Alif TV melalui pemukulan beduk.

Pejabat lain yang juga hadir adalah Ketua DPR Marzuki Alie, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh, Plt Jaksa Agung Darmono, dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Djoko Susilo. Mantan ketua MK Jimly Ashshiddiqie juga ikut hadir.

Karena disiarkan langsung 20 teve lokal, Alif TV pun mendapatkan penganugerahan piagam Museum Rekor Indonesia (MURI). “Televisi lokal terbanyak di Indonesia,” kata Jaya Suprana, dari MURI.

Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan mengatakan, hadirnya Alif TV diharapkan mampu membangkitkan kesadaran berakhlak dari unit terkecil sebuah bangsa, yakni keluarga.

”Apabila di rumah tegak akhlak, maka di luarnya akan miskin korupsi. Begitu sebaliknya. Inflasi korupsi itu terjadi karena miskinnya akhlak di rumah. Saya berharap Alif TV mampu menghadirkan konten yang dapat membuat orang tua mendidik anaknya di rumah, sehingga berdampak bagi bangsa ke depan,” kata Anies.

Menko Polhukam Djoko Suyanto berpendapat, Alif TV dapat menjadi media menyampaikan citra Islam sesungguhnya yang rahmatan lil alamin. “Saya sangat menyambut baik diluncurkannya Alif TV. Saya harapkan ini dapat memberi penyejuk,” kata Djoko.

Senada dengan Djoko, Menteri Sekertaris Negara Sudi Silalahi mengaku gembira dengan kemunculan Alif TV. Menurutnya, Alif TV dapat menjadi alternatif dan penyejuk di tengah beragamnya informasi. “Ini sangat baik. Terutama dalam memublikasikan Islam yang sesungguhnya,” kata Sudi.

Menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Alif TV adalah televisi yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia, terutama umat Islam sebagai media yang membawa pencerahan dan deradikalisasi. “Pencerahan dalam arti tidak sekadar informasi, tapi juga aspek pendidikan moral, bisa menyejukkan secara rohani dan mendorong deradikalisasi,” tegasnya.

Selain itu, sambung Hatta, Alif TV diharapkan membawa nuansa Islami yang luas untuk memahami Islam secara utuh. “Di tengah masyarakat yang dilanda gencarnya konten televisi yang mendorong perilaku konsumtif TV seperti ini cukup dinantikan,” tukasnya.

Ketua DPR Marzuki Ali mengacungkan kedua ibu jari tangannya akan keberadaan Alif TV. Keberadaan televisi Islami ini, menurutnya, merupakan terobosan baru yang sangat berarti di dunia penyiaran.

“Luar biasa, baru pertama kalinya ada launching telivisi bernuansa Islam,” kata Marzuki. Keberadaan Alif TV sangat baik bagi kepentingan bangsa karena mampu memberikan masukan dan pencerahan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Jimly Asshiddiqie berharap keberadaan Alif TV dapat memperbaiki kondisi industri penyiaran yang belakangan ini berjalan tanpa perhitungan nilai etika. Alif TV diharapkan menjadi contoh bagi industri penyiaran sebagai saluran televisi yang bisa mengemas program dengan standar keagamaan. ”Kalau ini berhasil, dia bisa bepengaruh pada televisi-televisi lain,” katanya.

Ustadz Yusuf Mansyur pun meminta pemilik Alif TV serius menggarap media ini, karena televisi bersegmen Islami di Tanah Air masih sangat jarang. ”TV ini harus hidup dan menghidupkan masyarakat, dan kalau bisa jangan sampai dijual, harus terus dibesarkan,” kata pengasuh Pondok Pesantren Daarul Quran Tangerang ini.

Pengamat ekonomi Aviliani menilai, Mahaka Media telah melakukan langkah berani meluncurkan televisi Islami di tengah kondisi masyarakat yang sakit. Menurutnya, Alif TV akan sangat berguna bagi negara ini terutama dalam segi moral anak-anak. Keberadaan televisi berbasis Islam akan terasa manfaatnya 10 tahun lagi ketika anak-anak itu telah menjadi pemuda-pemudi harapan bangsa.

Presenter televisi Farhan ikut menitipkan harapan agar kehadiran Alif TV dapat menghadirkan nilai-nilai universalitas ajaran Islam.  ”Saya berharap, Islam sebagai rahmatan lil alamin bisa tergambarkan dari acara-acara yang diusung oleh Alif TV,” kata Farhan.

Siaran Alif TV telah dapat dinikmati pelanggan TelkomVision sejak Agustus lalu, meskipun masih mengudara secara terbatas selama lima jam sehari. Hanya dalam tiga bulan siaran percobaan, Alif TV mampu menarik sekitar 250 ribu pelanggan.

Menurut Direktur Utama PT Mahaka Media Tbk Andrian Syarkawi Alif TV membidik semua kalangan, khususnya masyarakat berusia 24-40 tahun. Alif TV akan memproduksi 150 jam tayang selama sebulan dengan 30 persen muatan religi yang dibalut hiburan, muatan pendidikan 40 persen, dan sisanya siaran bisnis dan berita dengan nama Republika.

source: republika

One thought on “Setumpuk Asa buat Alif TV

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s