23 Tahun: Hamas Usung Obor Perlawanan



Damaskus – Infopalestina:
Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan bahwa perlawanan adalah pilihan dan jalannya menuju kemenangan dan pembebasan. Jalan ini akan tetap menjadi proyek senjatanya untuk melindungi al Quds, al Aqsha dan melindungi prinsip-prinsip nasional dan rakyat Palestina. Betapapun besarnya hambatan. Hamas menegakan bahwa inilah alternatif konkrit bagi ilusi perundingan.

Hak Kembali dan Persatuan

Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan hari ini, Selasa (14/12), berkenaan dengan peringatan 23 tahun berdirinya gerakan, Hamas kembali menegaskan janjinya kepada rakyat Palestina akan tetap berpegang teguh pada hak kembali pengungsi, pembebasan seluruh tanah air Palestina dari penodaan penjajah Zionis dan pendirian negara Palestina dengan ibukota al Quds.

Hamas menegaskan bahwa al Quds adalah kebanggaan tanah Palestina dan kiblat pertama kaum muslimin. Hamas menolak melakukan tawar-menawar soal al Quds. Menurutnya, “Melindungi al Quds serta tempat-tempat suci Islam dan Kristen adalah adalah kewajiban nasional, Arab dan Islam. Bersama rakyat Palestina, kekuatan nasional dan Islam kami akan menghadang setiap upaya yahudisasi, pengusiran dan pengasingan warganya dan tokoh-tokoh nasionalnya.”

Hamas menegaskan sikapnya yang senantiasi berupaya mengembalikan persatuan nasional dan mengakhiri perpecahan serta merealisasikan rekonsiliasi pada landasan komitmen pada hak-hak dan prinsip-prinsip nasional, serta haknya dalam melakukan perlawanan sampai penjajah lenyap. Hamas menyerukan gerakan Fatah agar mendahulukan kepentingan nasional yang tinggi daripada kepentingan kelompok, bersama-sama bekerja untuk merealisasikan rekonsiliasi dan menolak campur tangan luar yang berusaha mempertahankan perpecahan demi kepentingan penjajah dan proyek-proyek permukimannya.

Hentikan Koordinasi Keamanan

Hamas menyerukan kelompok Oslo agar menghentikan perundingan sia-sia, berhenti dari mengendus di belakangan fatamorgana kompromi dan ilusi perundingan yang mandul, selanjutnya kembali ke pilihan perlawanan dan perjuangan. Karena hak-hak nasional Palestina hanya bisa direbut dengan perlawanan dan jihad bukan dengan membutuhkan pertolongan pihak luar.

Hamas menilai koordinasi keamanan antara dinas keamanan otoritas Abbas di Tepi Barat dengan pasukan Zionis Israel sebagai belati beracun di punggung rakyat Palestina. Untuk itu pihaknya menyerukan Mahmud Abbas agar mengambil keputusan berani segera menghentikan koordinasi ini, yang dinilai Hamas hanya membantu kepentingan Zionis Israel dan hanya merubah peran dinas keamanan secara konkrit dari melindungi rakyat Palestina berubah melindungi penjajah Zionis, serta merubah dinas keamanan ini sebagai alat di tangan musuh untuk memburu para pejuang perlawanan Palestina.

Gerakan Hamas meminta Liga Arab menarik payung politiknya dari segala bentuk perundingan dengan Zionis Israel dan menarik inisiatif damai Arab, setelah terbukti berkali-kali dan berulang-ulang kesia-siaan perundingan serta keberpihakan dan persekongkolan pemerintah Amerika dengan penjajah Zionis dan proyek-proyek permukimannya.

Blokade dan Tahanan

Hamas menyerukan para pemimpin dan penguasa negara-negara Arab untuk segera bergerak membebaskan blokade dzalim yang diberlakukan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, yang didasarkan para keputusan-keputusan Liga Arab dan sebagai komitmen pada kewajiban agama dan kebangsaan terhadap isu Palestina.

Gerakan Hamas juga menegaskan bahwa masalah tahanan senantiasa hadir dalam benak dan pikirannya, bahkan menjadi prioritas nasional yang utama. “Kami tidak akan tenang sampai mereka dibebaskan dari penjara besi Zionis Israel,” tegasnya. Hamas menyatakan bahwa serdadu Israel yang disandera di Jalur Gaza, Gilad Shalit, tidak akan melihat cahaya selamanya kecuali melalui pertukaran sesuai dengan tuntutan perlawanan Palestina dengan pembebasan sebanyak mungkin tahanan Palestina dari penjara Zionis Israel. Menurutnya, Netanyahu dan pemerintahnya yang arogan bertanggung jawab penuh atas kacaunya pertukaran tahanan sampai sekarang.

 

sumber: infopalestina

One thought on “23 Tahun: Hamas Usung Obor Perlawanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s