Kultwit @malakmalakmal tentang #TafsirSekuler


Bismillah… mari kultwit dgn tema #TafsirSekuler

    1. Ketika mendengar istilah “Islamisasi Ilmu Pengetahuan”, banyak yg kebingungan. #TafsirSekuler
    2. Menurut sebagian org, ilmu adalah hal yg netral, sehingga tak perlu di-Islamisasi. #TafsirSekuler
    3. Namun sebenarnya, pandangan manusia terhadap segala sesuatunya dibentuk oleh worldview dlm benaknya. #TafsirSekuler
    4. Mereka yg memilih Islam sbg worldview akan menilai segala sesuatunya dgn jadikan Islam sbg ukuran. #TafsirSekuler

  1. Sebaliknya, mrk yg yakin bhw akal manusia bisa menentukan benar-salah akan jadikan akalnya sbg ukuran. #TafsirSekuler
  2. Sejak dahulu kala sudah dikenal istilah “Man is the measure of all things”. Ini pandangan kaum Sophist. #TafsirSekuler
  3. Cara berpikir seperti ini bukannya memberikan kekukuhan thd kebenaran, justru membuatnya rancu. #TafsirSekuler
  4. Sebab, dgn prinsip ini, kebenaran dikembalikan pd pribadi masing2. #TafsirSekuler
  5. Dgn kata lain, setiap org bebas ‘memilih’ kebenarannya masing2 tanpa peduli dgn kebenaran lainnya. #TafsirSekuler
  6. Maka lahirlah relativisme, menandakan berakhirnya kekuasaan akal sehat. #TafsirSekuler
  7. Relativisme seringkali mengambil jalan pintas tanpa mau bersusah payah berdialektika. #TafsirSekuler
  8. Semuanya dianggap relatif, sehingga tak perlu ada perdebatan. Just mind your own business. #TafsirSekuler
  9. Di sinilah salah satu kerancuan pemikiran sekularis-liberalis, karena relativisme justru dianggap ilmiah. #TafsirSekuler
  10. Sebenarnya, relativisme itulah yg mengakhiri keilmiahan. Karena tak ada lg yg bisa didiskusikan. #TafsirSekuler
  11. Dan, tentu saja, relativisme itu sendiri pada hakikatnya adalah sebuah kerancuan. #TafsirSekuler
  12. Pada hakikatnya tak ada manusia yg percaya pd relativisme. Pasti ada kebenaran yg dianggapnya absolut. #TafsirSekuler
  13. Jika meyakini relativisme, maka itu tdk lain adalah absolutisme dlm bentuk yang lain. #TafsirSekuler
  14. Kalangan sekuler-liberal juga kerap kali memanfaatkan relativisme sekedar utk pelarian. #TafsirSekuler
  15. Dlm memasarkan ide-idenya, #mereka tidak bersikap seperti penganut relativisme. #TafsirSekuler
  16. Yang tdk bersesuaian dengannya disebut bigot, bodoh, jumud. Ini adalah absolutisme. #TafsirSekuler
  17. Namun ketika argumen2nya dimentahkan, pelariannya selalu ke arah relativisme. #TafsirSekuler
  18. “Itu relatif”, “Ini beda pendapat”, “bukalah pintu ijtihad”, dll. #TafsirSekuler
  19. Setelah kita memahami bahwa relativisme yg sebenarnya tidaklah ada, kita bs dalami masalah ini lbh jauh. #TafsirSekuler
  20. Di balik sekuler bukanlah “akal bebas” seperti yg biasa mereka katakan. #TafsirSekuler
  21. Sebaliknya, ada prinsip2 yg #mereka anggap absolut sehingga cara pandangnya menjadi serba sekuler. #TafsirSekuler
  22. Artikel ini bisa menjadi contoh kajian kita >> http://bit.ly/m0eqF3 #TafsirSekuler
  23. Hasil survei menunjukkan bhw pemuda Muslim Indonesia lbh mengutamakan identitas keislamannya. #TafsirSekuler
  24. Burhanuddin Muhtadi menengarai bhw hal ini menunjukkan kegagalan pendidikan. #TafsirSekuler
  25. Kegagalan yg dimaksud adalah kegagalan menumbuhkan sentimen kebangsaan. #TafsirSekuler
  26. Dikatakan jg bhw sekolah mengajarkan pendidikan agama yg mendoktrinasi. #TafsirSekuler
  27. Disimpulkanlah bhw sekolah tdk cukup banyak mengajarkan identitas kebangsaan. #TafsirSekuler
  28. Pendidikan agama yg mendoktrin jg dianggap menumbuhkan pandangan yg konservatif. #TafsirSekuler
  29. Apa itu konservatif? Antara lain: menolak seks pranikah, khamr, narkoba, dan nikah antaragama. #TafsirSekuler
  30. urhanuddin jg berpendapat bhw TV adalah salah satu sarana utama penebar doktrin agama. #TafsirSekuler
  31. Mengapa para pemuda gandrung agama? Burhanuddin lagi2 punya teori. #TafsirSekuler
  32. Menurutnya, itu krn agama mrk jadikan pegangan saat kondisi ekonomi dan politik sdg kacau. #TafsirSekuler
  33. Inilah analisis yg dibuat murni dengan menggunakan akal sekuler. #TafsirSekuler
  34. Pertama, sejak awal melihat hasil survei, agama dan negara sudah dipertentangkan. #TafsirSekuler
  35. Ini adalah cara berpikir ala sekuler. Nasionalis dan agamis pasti beda. #TafsirSekuler
  36. 40. Cinta Islam berarti anti Indonesia. Anehnya yg cinta Indonesia enggan dibilang anti Islam. #TafsirSekuler
  37. Para ulama sejak dahulu tdk pernah mempertentangkan antara cinta tanah air dan cinta agama. #TafsirSekuler
  38. Bahkan agama itulah yg menyuruh kita berbakti pada tanah air, melakukan kebaikan sebisanya di wilayah masing2. #TafsirSekuler
  39. Terlepas dari batasan2 geografis, mencintai tanah air adalah hal yg fitrah. #TafsirSekuler
  40. Itulah sebabnya di seluruh dunia Islam, mengusir penjajah adalah jihad. #TafsirSekuler
  41. Ketika membasmi penjajah, teriakannya adalah takbir. Komandonya dari masjid. Komandannya ulama. #TafsirSekuler
  42. Hal2 ini sangatlah alamiah. Setiap perjuangan umat Muslim pasti demikian adanya. #TafsirSekuler
  43. Demikian pula yg terjadi di Indonesia. Umat Islam dan alim ulama telah bersimbah darah demi kemerdekaan. #TafsirSekuler
  44. Orang2 sekuler dan komunis, biarpun ikut berjuang, tidaklah memiliki daya juang yg sebanding. #TafsirSekuler
  45. Sebab, perjuangannya tidak memiliki ruh. Agama-lah yang memberi ruh pd perjuangan itu. #TafsirSekuler
  46. Agama memiliki lingkup yg jauh lebih luas daripada kebangsaan. #TafsirSekuler
  47. Jika kita menjadi Muslim yg baik, maka batas2 kenegaraan tdk menghalangi kita berbuat baik. #TafsirSekuler
  48. Tapi lihatlah kaum Zionis dgn ideologi fasisnya, betapa mereka sering melanggar HAM. #TafsirSekuler
  49. Semua dihalalkan demi kepentingan negeri Zionis. Itulah akibat nasionalisme tanpa bimbingan agama. #TafsirSekuler
  50. Zionisme itu pun produk dr sekularisme, bukan murni dr ajaran agama Yahudi, meski pembenarannya dari situ. #TafsirSekuler
  51. Hanya dari angka2 hasil survei, disimpulkan bhw pendidikan agama di sekolah terlalu mendoktrinasi. #TafsirSekuler
  52. Ini pun merupakan analisis yg sudah ‘disetir’ oleh ideologi sekuler. #TafsirSekuler
  53. Sebab, kritik yg biasa dialamatkan pd pendidikan agama di sekolah justru bernada sebaliknya. #TafsirSekuler
  54. 58. Banyak masyarakat yg merasa pendidikan agama di sekolah itu KURANG, bukan kelebihan. #TafsirSekuler
  55. Jangankan mendoktrin, sekedar cukup utk memenuhi kewajiban pun tidak. #TafsirSekuler
  56. Sampai sekarang masih kita jumpai lulusan SMA yg terbata2 membaca al-Qur’an. Mana doktrinasinya? #TafsirSekuler
  57. Tentu saja, analisis Burhanuddin memang sejak awal sdh diatur agar sesuai dgn hipotesis sekuler. #TafsirSekuler
  58. Demikian pula TV, sulit dicari di bagian mananya kita temukan pengajaran agama yg mendoktrin. #TafsirSekuler
  59. Oleh krn itu, kita heran mengapa TV disebut sbg alat utk mendoktrin agama. #TafsirSekuler
  60. Ideologi sekulernya bahkan melangkah lebih jauh lagi. #TafsirSekuler
  61. Pendidikan agama di sekolah dituding terlalu konservatif. #TafsirSekuler
  62. Hasilnya, pemuda menolak seks pranikah, khamr, narkoba dan nikah antaragama. #TafsirSekuler
  63. Padahal hal2 tsb (selain nikah antaragama) jg dianggap buruk menurut ‘standar sekuler’. #TafsirSekuler
  64. Dgn akal biasa pun kita bisa melihat keburukan dari hal2 tsb. Tp ditolak, krn asalnya dari agama. Itulah sekularisme. #TafsirSekuler
  65. ‘Kebencian’ Burhanuddin mengingatkan kita pada Luthfi Assyaukanie. #TafsirSekuler
  66. Sebagaimana Burhanuddin, Luthfi Assyaukanie juga menolak pendidikan agama di sekolah. #TafsirSekuler
  67. Analisis Burhanuddin thd alasan keberpihakan pemuda pd agama juga kentara betul sekulernya. #TafsirSekuler
  68. Agama dianggap sbg pelarian saja lantaran kondisi ekonomi dan politik yg sedang kacau. #TafsirSekuler
  69. Tentu saja, analisis ini sangat lemah. Tidak ada argumen yg dapat diuji utk membenarkannya. #TafsirSekuler
  70. Padahal, di negara2 maju yg lebih makmur, Islam pun berkembang subur. #TafsirSekuler
  71. Bagi orang2 sekuler, agama memang hanya sebuah pelarian. #TafsirSekuler
  72. Sebuah majalah sekuler dulu pernah mengkritik kegiatan dzikir yg digelar bbrp ulama. #TafsirSekuler
  73. Menurut #mereka, dzikir hanya utk orang2 yg tak bisa memecahkan masalah hidupnya sendiri. #TafsirSekuler
  74. Pemikiran ini sejalan betul dgn Karl Marx: “Agama adalah candu!” #TafsirSekuler
  75. Sejalan pula dgn Nietzsche yg ngotot mengatakan Tuhan telah mati. #TafsirSekuler
  76. Kita dapat melihat dgn jelas betapa analisis2 yg beredar luas di masyarakat ternyata telah diatur sejak awal. #TafsirSekuler
  77. Surveinya bisa jadi jujur, namun analisisnya tergantung worldview yg dipilih. #TafsirSekuler
  78. Dgn menyembunyikan fakta2 tsb, #mereka bisa membangun analisis sesuka hatinya. #TafsirSekuler
  79. Semoga kita semua terhindar dari cara berpikir tidak kritis. #TafsirSekuler
  80. Dan semoga kita semua terhindar dari tipu daya #mereka. Aamiin… #TafsirSekuler

source: http://twitter.com/malakmalakmal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s