Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. [Q.S. Ath Tholaq: 2-3]

Pernahkah kau perhatikan, Kyai A tidak pernah bekerja, tapi tetap bisa makan? Pernahkah kau perhatikan, Ulama A tidak pernah bekerja tapi hidup berkecukupan? Pernahkah kau perhatikan, tetanggamu yang sederhana itu, anak-anaknya bisa kuliah di Perguruan Tinggi terkemuka?

Tentu pertanyaan-pertanyaan seperti itu bisa kita jawab dengan ayat yang saya sebutkan di atas, “Barangsiapa bertaqwa kepada Alloh niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar”.

Saya ingin berbagi cerita sedikit tentang salah seorang Ulama di kampung saya, orang-orang menyebutnya Kyai. Sehari-hari ia menjalani aktifitasnya layaknya seorang kyai kampung. Selain menjadi imam masjid dan juga mengajar anak-anak mengaji, ia juga kerap diundang untuk mengisi ceramah di pengajian ibu-ibu, acara maulidan ataupun isra’ mi’raj. Menurut pengamatan orang-orang kampung saya, itulah pekerjaannya sehari-hari. Dia nyaris tidak pernah terlihat bergelut dengan kotornya lumpur di sawah layaknya warga yang lain. Dia juga tidak pernah terlihat berjualan ke pasar. Tapi, hingga hari ini dia masih hidup berkecukupan.

Uniknya meskipun tidak terlihat bertani, setiap musim panen tiba, di rumahnya juga ada bertumpuk karung-karung padi yang berisi penuh.

Tahukah Anda, amalan apa yang membuatnya seperti itu? Allohu A’lam. Menurut yang saya tahu, setiap malam menjelang 1/3 malam yang terakhir dia selalu terjaga untuk shalat malam kemudian tilawah Al Qur’an hingga subuh.

Lagi, saya ingin membacakan firman Alloh:

-man yattaqillaha yaj’allahu makhroja. Wayarzuqhu min haitsu laa yahtasib-
Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.

Barangkali ini yang dimaksudkan dengan istilah ‘Nyangkul di Langit, Panen di Bumi’. Mau???

6 thoughts on “Nyangkul di Langit, Panen di Bumi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s