Belajar Dari Titanic


Sering kali kita terlampau pede dengan keahlian kita, kecerdasan kita, pengalaman kita, ilmu-ilmu kita, ijasah kita. Pun secara tidak langsung kita ‘meniadakan’ Kuasa Alloh atas diri kita. Seolah-olah semua yang akan terjadi pada kita adalah mutlak usaha kita. Ingatlah, kapal Titanic yang tenggelam di pelayaran pertamanya dibuat oleh para professional di bidangnya, kapal Nabi Nuh tidak dibuat oleh professional, tetapi dibuat dengan petunjukNya – maka dia selamat bersama seisi dunia “Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang yang lalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan”. (QS 11 :37)

***

“Dan sesungguhnya telah Kami jadikan kapal itu sebagai pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?” (QS 54:15).

2 thoughts on “Belajar Dari Titanic

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s