1) Merujuk ukuran kebaikan pada arahan Allah & jalan hidup RasulNya adalah keinsyafan mulia yang kadang menyesakkan dada.#Jejak

2) Seperti yang dilakukan ‘Umar ibn Al Khaththab ketika bergunung-gunung harta Kemaharajaan Persia kilau-kemilau memenuhi Madinah. #Jejak

3) Semua mengucap selamat & doa-doa indah atas keberhasilannya menggelorakan jihad, meninggikan kalimat Allah, memakmurkan muslimin. #Jejak

4) Tapi di sudut sana, menangis tergugu sang Khalifah. Di hamparan intan, emas, & segala benda mewah, airmatanya tumpah. #Jejak

5) “Mengapa kau menangis hai Amirul Mukminin?”, tanya seorang sahabat, “Bukankah Allah telah bukakan keberkahan langit & bumi..#Jejak

6) ..bagi ummat ini melalui tanganmu?” Maka ‘Umar mendongak dengan mata memerah & pipi basah, “Dusta! Demi Allah ini dusta!”#Jejak

7) “Demi Allah bukan begitu! Sebab andai semua ini kebaikan”, ujarnya menunjuk tumpukan berlian & mas-kencana, “Mengapa ia..#Jejak

8) ..tak terjadi di zaman Abu Bakr; juga tidak di zaman Rasulullah? Maka demi Allah, ini semua pasti bukan puncak kebaikan!” #Jejak

9) Sungguh pandangan jernih; harta berlimpah itu bukan kebaikan; SEBAB jika ia KEBAIKAN; harusnya terjadi pada ORANG TERBAIK.#Jejak

10) Sedang sabda Nabi adalah benar; “Sebaik-baik kurun adalah masaku, kemudian yang berikutnya, kemudian yang sesudahnya.”#Jejak

11) Maka adakah hari ini kita menimbang kebaikan yang melimpahi dengan ukuran orang-orang terbaik; soal rizqi, ibadah, dakwah?#Jejak

12) Indah direnungkan sejenak; keluarga, pekerjaan, jabatan, kekayaan, kemasyhuran kita; apakah ia baik di sisi para teladan?#Jejak

13) Sungguh kurun terbaik bakda Nabi; zaman sahabat. Penakluk Persia yang melimpahkan harta ke Madinah berpendapat sama dengan ‘Umar. #Jejak

14) Sa’d ibn Abi Waqqash namanya; sang singa yang menyembunyikan kukunya; menitikkan air mata ketika memasuki Balairung Kisra. #Jejak

15) Melihat megah pilar, anggun mahligai, gemerlap singgasana, & mahkota berjejal permata; Sa’d lirih melantun QS {44: 25-29}. #Jejak

16) ..Betapa banyak taman-taman & mata air yang mereka tinggalkan.. Juga kebun-kebun bertanaman & tempat indah nan mulia.. (25-26) #Jejak

17) ..Dan kesenangan yang mereka berlezat menikmatinya.. Demikianlah, & Kami wariskan semua itu pada kaum yang lain.. (27-28) #Jejak

18) ..Maka langit & bumi tak menangisi mereka; & tiadalah mereka diberi tangguh. (29). Deras airmata Sa’d mentilawah Surah Ad Dukhan. #Jejak

19) Begitulah; wazan kebaikan harus kita tanyakan pada para insan terbaik; seperti Abu Bakr yang menangis kala sahabat lain gembira.#Jejak

20) Surah An Nashr; dibaca oleh umumnya sahabat sebagai tibanya kemenangan, jayanya agama Allah, gempitanya insan berislam.#Jejak

21) Tapi bagi Abu Bakr, ia duka mendalam; selesainya tugas Rasul, wafatnya beliau, terputusnya wahyu, & dimulainya kemunduran.#Jejak

22) Maka selalu ada pesan tersembunyi yang mengoyak batin di tiap hal yang pada zhahirnya dipandang manusia sebagai kejayaan.#Jejak

23) Bahkan bagi sang Nabi; seperti terpampang dalam ayat yang baru kita sebut; “Jika datang pertolongan Allah & kemenangan..#Jejak

24) ..dan kamu lihat manusia berbondong-bondong memasuki agama Allah..”; betapa manisnya, betapa indahnya, betapa mulianya.. #Jejak

25) Telah tiba waktu memetik buah dari perjuangan yang getir & pilu; dari dakwah beliau yang berkuah keringat, darah, air mata.. #Jejak

26) Tapi kalimat berikutnya menyentak kesadaran; halus & tajam; “Maka bertasbihlah memuji Rabbmu & mohonlah ampun kepadaNya..” #Jejak

27) “..Sesungguhnya Dia Maha Menerima Taubat.” Perayaan keberhasilan hanya sempurna dengan tasbih kehambaan & istighfar kealpaan. #Jejak

28) Segala isi dunia sering menipu; termasuk yang dipandang sebagai keberhasilan & kejayaan dalam apapun juga; usaha, ibadah, dakwah. #Jejak

29) Moga kita termasuk insan yang terjaga; tak silau & tak galau oleh zhahir kemuliaan; dengan tasbih & istighfar terlazimkan. #Jejak

 

Source: Kultwit #Jejak @salimafillah

2 thoughts on “Saat Tiba Waktu Memetik Buah dari Perjuangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s