pksObrolan ana via Chatting dengan salah seorang temen (seorang warga nahdliyin) yang (sebenarnya) tertarik dengan PKS; sebut saja namanya X | Mudah2an kita bisa mengambil pelajaran🙂
——————————————————————————

X: Assalamu’alaikum Kader PKS hehe

Me: teu penting kader pks atau bukan, kang… yang penting Islam-nya

X: Hahaha yg penting muslim betul itu! Siap2 mulai kampanye ya!

Me: sebagaimana Islam perlu di dakwahkan… partai islam yg paling ideal (saat ini) juga perlu dikampanyekan

X: Partai sekarang yg bener apa ya? Tau gk?

Me: yang ditanya tidak lebih tau dari yang bertanya.

X: Hehehe ente pasti PKS… Sebenernya PKS itu ana suka jg tuh, tp PKS itu sebagian kadernya ada yg Wahabi yg pasti anti Maulid ya mas..

Me: Secara institusi saya rasa PKS begitu toleran dengan siapapun. jangankan yang sesama muslim (khususnya kalangan Nahdliyyin), bahkan yang nonmuslim-pun PKS tetap menghormati.
Nah kalau masalah beberapa kader yang punya pemahaman tertentu, itu hak masing2 kang…
yg ane tau selama ini yang diajarkan di pengajian2 yg dikelola pks tidak pernah yang namanya diajarkan untuk anti maulid, anti tahlil, anti kunut dsb.
intinya kita diminta untuk saling menghargai. toh itukan masalah khilafiyah saja…
masing2 punya pegangan.

X: Iya tp kebanyakan justru gk toleran sama kegiatan Ibadah kita

Me: selama masih muslim, tentu jauh lebih banyak persamaan yg bisa kita ambil ketimbang perbedaanny.
mungkin kebetulan yang ditemui kang X yang begitu kali ya, kang?
di lingkungan ane nih, kang…
*jadi curhat*
ketua DKM nya PKS tulen,
tapi yang namanya maulid tetap jalan, bahkan didukung.

X: Dmn?

kalo kunut tentu tergantung sama imam-nya…
di karawang, kang.
di jakarta tempat ana ngontrak dulu juga begitu….
sejauh yg ane tau, ane alami selama ini
kita bisa berjalan berdampingan…
yang mau tahlil monggo,
yang gak tahlil juga silahkan.
yang mau dzikir berjamaah selepas shalat jalan…
yang sendiri2 juga gak dipermasalahkan.

X: Image nya di lingkungan ane justru udah kaya gt!

Me: emang di tengah masyarakat kita hal2 yang negatif relatif mudah diinget, kang.
apalagi kalo udah ada yang ngompor2in… aduuuh…
rieuuutt…
nah jadi tugas kita lah yang udah tau untuk menempatkan setiap persoalan sesuai porsinya.
jika memang itu hanya oknum ya jangan dipukul rata bahwa semuanya begitu…

X: Saya malah pengen bgt partai Islam PKS ini jd naungan Muslim Indonesia.. Tp ya mudah2an Image-nya baik lg di Lingkungan ane

Me: alhamdulillah…
nah kalo kang X udah ada niatan demikian, mari kita sama2 sadarkan masyarakat bahwasanya umat islam itu perlu partai yg bener2 mengusung nilai2 islam.
jujur, bersih, peduli, bisa bekerja.
insyaAlloh saat ini hal2 itu baru kita jumpai di PKS.
gimana caranya?
tentu saja denga komunikasi.
selain ke masyarakat, kita juga perlu komunikasi ke pihak pks-nya tentu yang punya kedudukan (institusi) untuk lebih memperhatikan kadernya agar jangan terlalu ‘usil’ terhadap kegiatan2 yg menurut mereka berbeda.
ane yakin teman2 di PKS banyak yang ngerti tentang perbedaan khilafiyah semacam ini.

X: Hehehe mudah2an lah temen2 antum yg lain bisa merubah mindset kewahabiannya agar bisa merubah image orang yg memandang PKS itu apa

Me: justru yang perlu diberi pengertian itu hanya sedikit (baca: oknum) yang terlalu frontal melihat perbedaan hanya dengan kacamata hitam/putih

—————————————————–

Terlepas dari sudut pandang Kang X terhadap PKS, menurut hemat saya, menjadi penting bagi PKS untuk menjelaskan bagaimana posisi mereka di tengah keragaman umat ini. Tentu saja hal itu akan berimbas dengan dukungan dari ormas2 yang ada di Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s